Sosialisasi BMKG & BPBD Provinsi Jawa Timur

Siklus perubahan iklim yang terjadi di Indonesia nampaknya menjadi salah satu perhatian tersendiri bagi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Tingkat polusi dan efek rumah kaca sangat berpengaruh terhadap perubahan iklim. Dilatarbelakangi dari pengaruh tersebut maka pemerintah menetapkan Undang-Undang no. 31 tahun 2009 tentang meteorologi, klimatologi dan geofisika.

Penetapan UU tersebut akan menjadi sia-sia ketika isi dari UU tidak disebarluaskan kepada masyarakat luas. Oleh karena itu, pada Senin, 24 September 2012 dilaksanakan kegiatan sosialisasi undang-undang oleh BMKG. Dalam acara tersebut disampaikan bahwa perubahan iklim merupakan efek dari kurang arifnya masyarakat dalam mengelola lingkungan.

Dalam UU 31 tahun 2009 disebutkan bahwa pemerintah wajib melakukan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Berkaitan dengan butir dari pasal 65 BMKG dapat bekerjasama dengan BPBD baik Provinsi maupun Kota/Kabupaten untuk melakukan pengurangan dampak perubahan iklim tersebut.

Sosialisasi peraturan yang dilaksanakan di Hotel Bumi Surabaya ini menghadirkan Sekretaris Utama BMKG. Selain perubahan iklim, peraturan yang membahas tentang penyelenggaraan pengamatan dan pengelolaan data meteorologi, klimatologi dan geofisika juga turut dipaparkan dalam kesempatan kali ini.

Peraturan tentang penyampaian data informasi BMKG juga dituangkan dalam peraturan pemerintah RI nomor 46 tahun 2012. Seluruh data yang diperoleh dari analisa tim BMKG wajib di simpan dan dipelihara oleh pusat data dan meteorologi. Sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengakses hasil temuan dan perkembangan mengenai perubahan iklim yang terjadi.

Dalam sambutan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur yang disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jawa Timur Bapak Drs. Ec. Sudarmawan, MM. ditegaskan bahwa kegiatan ini dapat menjadi wahana pamahaman bagi institusi lain, sehingga ikut aktif dalam memberikan masukan agar peraturan pelaksanaannya menjadi tepat.

Leave a Reply