Rapat Koordinasi & Sinkronisasi Program/Kegiatan Penanggulangan Bencana

Dalam rangka mensinkronisasi dan mengintegrasi program kegiatan BPBD kabupaten/kota dalam menyusun rencana penanggulangan bencana searah dan terpadu, BPBD Jatim melakukan rapat koordinasi dengan BPBD dan Bapeda Kabupaten/kota se-Jatim. “DIharapkan dengan adanya rakor ini dapat tersusunnya dokumen usulan rencana program kegiatan BPBD kabupaten/kota secara terarah, terencana dan terpadu.” ungkap kepala pelaksana kegiatan dalam sambutan laporan kegiatan pada awal acara.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Satelit ini dihadiri oleh 6 orang narasumber yang membidangi permasalahan program yaitu, dari Biro Perencana BNPB, World Food Programme, Badan Perencanaan Pembangunan Prov. Jatim dan masing-masing 1 orang dari bidang di BPBD Prov. Jatim. “Kami harap acara ini dapat meningkatkan koordiasi, integrasi dan singkronisasi program/kegiatan penanganan penanggulangan bencana antar lintas pemerintah.” Kepala Pelaksana BPBD Jatim dalam sambutan.

Acara yang dilaksanakan pada Rabu-Kamis 11-12 April 2012 ini dihadiri oleh 86 peserta dari kabupaten/kota se-Jatim. Dalam pembahasannya peserta diajak untuk mendiskusikan bagaimana merumuskan program yang sesuai dengan peraturan yang telah ada, baik di peraturan daerah maupun peraturan yang di berlaku secara nasional.

Wawasan penanggulangan bencana non pemerintah juga dipaparkan dalam kegiatan ini. Organisasi World Food Programme memaparkan beberapa program yang menjadi pilar pada organisasi tersebut, diantaranya adalah penguatan dalam kesiapsiagaan dan tanggap darurat bencana alam. Dengan adanya kesamaan program, diharapkan akan terjadi sinkronisasi yang akan menguntungkan bagi masyarakat.

Poin mendasar yang menjadi kesimpulan dari acara tersebut antara lain, pemahaman kepada pihak terkait dalam rangka penanggulangan bencana karena dalam penanggulangan bencana tidak hanya bertumpu pada BPBD. Pelatihan yang sifatnya kemasyarakatan juga perlu dilaksanakan dalam rangka kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Leave a Reply