Bagikan

PONOROGO – Bencana gerak tanah yang terjadi di Kabupaten Ponorogo juga mendapat perhatian Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa,

Orang pertama di Jatim ini langsung meninjau lokasi kejadian yang berada di wilayah RT 01 RW 03 Dusun Sumber, Desa Tumpuk, Kec. Sawoo, Jumat (3/3/2023).

Turut mendampingi, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Jatim.

Di antaranya, Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto, Kepala Dinas PU Cipta Karya, Kadis Kominfo Jatim, Kadisbun Jatim, Kepala Bakorwil I Madiun, Tim BPBD Kab. Ponorogo, TNI, Polri dan Kepala Desa setempat, Imam Sulardi.

Gubernur memastikan akan membantu proses relokasi warga terdampak. Mengingat kondisinya semakin parah dan tidak mungkin ditinggali.

Saat ini lahan relokasi diupayakan di wilayah perhutani yang masih masuk dalam area Desa Tumpuk.

Ketika lokasi lahan untuk relokasi sudah terkonfirmasi, maka nanti rumahnya yang akan membangun Pemprov Jatim, dengan anggaran Rp 50 juta per unit.

“Ada 43 unit rumah yang nantinya dibangun di lahan relokasi. anggarannya Rp 50 juta. Kalau ada yang gotong royong ya bagus sekali,” katanya.

Selain meninjau lokasi gerak tanah, Gubernur juga meninjau dapur umum dan lokasi pengungsian di eks Balai Desa Tumpuk.

Dalam kesempatan ini, Gubernur juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak dan sejumlah bantuan yang secara simbolis diterima Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.

Di antaranya, berupa, paket sembako sebanyak 100 paket, tikar 30 lembar, selimut 60 lembar, pasta gigi 75 pcs, sikat gigi 75 pcs, sabun mandi 122 pcs, handuk 62 lembar, terpal 10 pcs, minyak kayu putih 24 botol dan mie instan sejumlah 20 kardus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *