Bagikan

BANGKALAN- Guna mencegah meluasnya penularan kasus Covid-19 di Bangkalan dan respon atas penyekatan di wilayah Jembatan Suramadu, Minggu malam (6/6/2021), Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, langsung menggelar rapat koordinasi.

Rakor yang dimulai pukul 22.30 Wib ini berlangsung di Kantor BPWS Sisi Madura, di wilayah Komplek Rest Area Suramadu, Desa Pangpong Kec. Labang.

Hadir dalam acara ini, Wagub Jatim, Emil E. Dardak, Plh. Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Wakapolda Jatim Brigjen Pol. Slamet Hadi Supraptoyo, Danrem 084/BJ Brigjen TNI Herman Hidayat, Walikota Surabaya Eri Cahyadi, Wabup Bangkalan H Mohni, dan Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto.

Turut hadir pula sejumlah Kepala OPD Pemprov Jatim, termasuk pejabat di lingkungan BPBD Jatim, yakni, Kabid PK Gatot Soebroto SE M.PSDM, Kabid RR Andhika N Sudigda ST, M.Si, Kabid KL Drs Sriyono MM dan Tenaga Ahli Kebencanaan Prov Jatim Suban Wahyudiono.

Walikota Surabaya Eri Cahyadi dalam rakor tersebut melaporkan, dari hasil penyekatan di Posko Suramadu pada hari Minggu (6/6/2021) ditemukan 70 orang reaktif swab antigen dan 24 orang positif swab PCR.

Wakil Bupati Bangkalan H Mohni melaporkan, penularan Covid-19 di daerahnya telah menyebar di 7 desa di 4 kecamatan.

Untuk penguatan tracing dan testing, Pemprov telah mengirimkan mobil PCR tes, hanya saja belum dimanfaatkan maksimal oleh warga setempat.

Sementara, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta semua jajaran untuk bersama-sama melakukan upaya pencegahan penularan Covid-19, baik secara preventif maupun kuratif.

Secara preventif, Pemprov bersama Forkopimda akan meningkatkan proses tracing dan testing serta melakukan penyekatan di sejumlah daerah di sekitar Bangkalan dan Surabaya. Termasuk di lingkungan Pelabuhan Tanjung Perak.

Sedang secara kuratif, Pemprov akan menambah alkes dan tenaga medis di RSUD Ratu Ebu dan menambah RS rujukan di wilayah Surabaya Utara, serta menyiapkan tempat karantina sementara di Kantor BPWS Sisi Madura, Komplek Rest Area Suramadu.

Lokasi karantina sementara ini difungsikan untuk masyarakat yang terdeteksi positif rapid antigen sambil menunggu proses hasil pemeriksaan swab PCR.

Dalam kaitan itulah, sejumlah pejabat BPBD Jatim sejak Minggu sore telah menyiapkan lokasi tersebut.

Rencananya, lokasi karantina sementara ini akan berkapasitas 60 bed, dengan cadangan 100 unit field bed. (*)

By yusron

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fifteen + twenty =