Bagikan

TULUNGAGUNG- Sebagai langkah kesiapsiagaan terhadap ancaman bencana tsunami, BPBD Jatim kembali melakukan pengecekan alat deteksi dini (Early Warning Sistem/EWS) tsunami, Jumat (12/3/2021).

Kali ini pengecekan EWS dilangsungkan di dua titik lokasi EWS tsunami yang berada di Kabupaten Tulungagung.

Yakni, EWS tsunami yang berada di Kawasan Pantai Sidem, Dusun Popoh, Desa Besole Kec. Besuki, dan EWS Tsunami di Kawasan Pantai Gemah Dusun Soireng, Desa Keboireng di kecamatan yang sama.

Kegiatan pengecekan EWS ini dipimpin Sekretaris BPBD Jatim Erwin Indra Widjaja SE, MAP dengan diikuti Tim Pemeliharaan EWS BPBD Jatim. Turut mendampingi, Sekretaris BPBD Kab Tulungagung Drs M. Satar dan tim TRC BPBD Kab. Tulungagung.

Agenda kunjungan diawali ke Kantor BPBD Kabupaten Tulungagung di Jl Mastrip 24 Boyolangu yang disambut Kalaksa BPBD Kab. Tulungagung Soeroto S.Sos, MM.

Selanjutnya, agenda dilanjutkan ke lokasi EWS di dua titik: Pantai Sidem dan Pantai Gemah.

Hasil dari pengecekan EWS didapati bahwa, kondisi EWS Tsunami di Pantai Sidem masih berfungsi dengan baik. Demikian juga dengan kondisi EWS Tsunami di kawasan Pantai Gemah.

Hanya, secara fisik tetap dibutuhkan pengecekan dan pemeliharaan secara rutin agar tidak mengalami kerusakan.

Usai melakukan pengecekan, Sekretaris BPBD Jatim Erwin Indra Widjaja menegaskan, EWS Tsunami ini penting sebagai pengirim sinyal peringatan dini jika terjadi tsunami.

“Jadi saat terjadi tsunami akan ada peringatan dari BMKG yang diteruskan provinsi ke BPBD Kabupaten atau ke relawan untuk disampaikan kepada masyarakat di sekitar sini melalui EWS ini. Karena itu, fungsi EWS ini harus tetap terjaga fungsinya,” ujarnya.

Usai dari Tulungagung, esok harinya, Sabtu (13/3/2021) pengecekan EWS serupa dilanjutkan di kawasan Pantai Konang Desa Nglebeng, Panggul, Kab. Trenggalek. (*)

By yusron

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four − four =