Bagikan

SURABAYA- Dalam upaya menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Surabaya, hari ini, Senin (13/7/2020), Pemprov Jatim menyalurkan bantuan 150 ribu masker ke Kota Surabaya.

Rencananya, ribuan masker tersebut akan didistribusikan kepada warga Kota Surabaya yang tersebar di 31 kecamatan, dengan prioritas beberapa kawasan merah.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Kalaksa BPBD Jatim Suban Wahyudiono kepada Kasubbid Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana dan Linmas (BPBL) Kota Surabaya, Arif Sunandar Pranoto Negoro di area Kantor BPBD Jatim, Jl S. Parman 55 Waru, Sidoarjo.

Usai melakukan penyerahan, Suban mengatakan, jumlah bantuan 150 ribu masker dari Pemprov Jatim itu sesuai dengan surat pengajuan dari BPBL Kota Surabaya, beberapa hari lalu.

Berdasar surat permohonan tersebut, 150 ribu masker itu rencananya akan dibagikan saat kegiatan pemantauan dan pengawasan protokol kesehatan covid-19 yang akan digelar selama tiga hari, mulai 14-16 Juli 2020, di area permukiman warga  di 31 kecamatan se-Kota Surabaya.

‘’Dari 31 kecamatan itu nanti, akan ada kawasan prioritas yang saat ini kondisinya masih masuk dalam kategori merah,’’ ujar Arif Sunandar menjelaskan.

Sebelumnya, pada akhir Juni lalu, tepatnya, pada tanggal 27 Juni 2020, Pemprov Jatim juga telah memberikan bantuan 50 ribu masker kepada Pemkot Surabaya.

Bantuan itu diserahkan bersamaan dengan bantuan serupa yang diberikan kepada sejumlah Pemerintah Kabupaten lain, seperti, Pemkab Gresik, Pemkab Sidoarjo, Pemkab Magetan dan Pemerintah Kabupaten Bangkalan.

Selain melakukan serah terima masker, dalam kesempatan tersebut, Suban yang didampingi sejumlah pejabat eselon III BPBD Jatim juga memamerkan Tenda Pendidikan Bencana (Tempina) yang dimiliki.

Tenda yang berfungsi sebagai wahana edukasi bencana bagi anak usia dini itu bisa dijadikan jujugan bagi siswa TK, SD hingga SMP yang ingin mengetahui kegiatan kesiap-siagaan bencana, mulai bencana banjir, tsunami, gunung meletus hingga bencana kebakaran hutan dan lahan.

‘’Monggo Pak Arif, bisa disampaikan ke Pak Irfan (Kepala BPBL), kalau misalnya ada siswa yang ingin mendapat edukasi kebencanaan bisa diajak kesini,’’ kata Suban (*)

By yusron

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × 1 =