Banjir Bandang Terjang Situbondo, BPBD Jatim Turun Tangan

Akibat hujan deras yang melanda Situbondo, Jawa Timur. Sungai Silowogo tidak mampu menampung air hujan yang turun cukup deras, ratusan rumah warga di empat kecamatan, Minggu (31/01) dini hari, diterjang banjir bandang dan tanah longsor.


Petugas BPBD Situbondo melakukan pembersihan material akibat banjir bandang di wilayah Desa Mlandingan Wetan, Kecamatan Bungatan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logsitik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim Achmad Robiul Fuad mengatakan, “Dalam penanganan bencana di Situbondo, kami sudah melakukan koordinasi teknis dengan Dinas Pengairan, diperlukan penanganan darurat” saat ditemui diruang kerjanya, Senin (01/02).

BPBD Jatim mengirimkan bantuan berupa sembako, karung plastik, lauk pauk (makanan siap saji) dan matras, untuk korban terdampak bencana di Kabupaten Situbondo.

Luapan sungai akibat hujan deras sekitar tersebut menyebabkan banjir mencapai ketinggian hingga sekitar 50 sentimeter. Akibat banjir tersebut, ada sekitar 158 rumah rusak yang tersebar di empat kecamatan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Selain rumah warga, banjir tersebut merusak tanggul sungai dan area pertanian.

Menurut informasi dari BPBD Situbondo, banjir tersebut melanda Kecamatan Bungatan, Kecamatan Mlandingan, Kecamatan Suboh dan Kecamatan Kendit. Desa Mlandingan Wetan dan Desa Silowogo, Kecamatan Bungatan, merupakan lokasi terparah. Ada sekitar 125 rumah rusak di kecamatan tersebut.

Hingga saat ini, sejumlah personel BPBD sudah diterjunkan ke lokasi banjir luapan air sungai tersebut. Selain melakukan pendataan korban banjir, petugas juga membantu warga untuk membersihkan rumah dari lumpur. ™

Sumber : Humas BPBD Prov. Jatim.

Leave a Reply