Bagikan

BATU- Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang marak terjadi di Jatim di sepanjang musim kemarau ini akhirnya mulai mereda.

Sebagai apresiasi atas upaya penanganan dan pemadaman Karhutla di Jatim, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah pihak, di antaranya, Kepala BNPB Letjend TNI Suhariyanto, Pj Walikota Batu Aries Agung Paewai dan Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto.

Penyerahan piagam penghargaan ini dilangsungkan di sela pelaksanaan Apel Siaga Darurat Bencana Menghadapi Musim Hujan Tahun 2023/2023 di Taman Rekreasi Selecta Batu, Selasa sore (7/11/2023).

Untuk penghargaan kepada Kepala BNPB, piagam ini diterima Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansyah, yang turut hadir dalam apel siaga tersebut.

Selain kepada ketiga tokoh ini, Gubernur Khofifah juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Kapolres Kota Batu, Dinas Sosial Jatim, Dinas Kehutanan Jatim, UPT Tahura Soerjo, Bakorwil Malang, Bakorwil Madiun dan sejumlah Kalaksa BPBD Kabupaten/Kota.

Yakni, Kalaksa BPBD Kota Batu, Kalaksa BPBD Kab. Malang, Kalaksa BPBD Kab. Pasuruan, Kalaksa BPBD Kab. Mojokerto, Kab. Ngawi, Kab. Magetan dan Kalaksa BPBD Kab. Probolinggo.

Khusus untuk Kalaksa BPBD Kab/kota, penghargaan ini diserahkan oleh Kalaksa Gatot Soebroto di sela acara Pendampingan Petugas Jitupasna dan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) yang digelar BPBD Jatim di Hotel Purnama Kota Batu, pada hari yang sama.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa usai menyerahkan penghargaan menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada segenap pihak yang telah berjibaku melakukan penanganan Karhutla di Jatim, selama ini.

“Namun yang perlu menjadi perhatian, material-material yang terbakar itu harus segera diantisipasi agar tidak menjadi pemicu banjir bandang saat musim penghujan nanti,” pesannya.

Sementara, Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto juga menyampaikan terimakasih atas apresiasi yang diberikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Namun, iya berkeyakinan penghargaan ini sejatinya merupakan apresiasi untuk semua elemen yang terlibat dalam kolaborasi penanganan Karhutla di Jatim, mulai dari Gunung Arjuno, Gunung Bromo Gunung Lawu hingga Gunung Penanggungan dan beberapa wilayah lainnya.

“Karena itu, penghargaan ini saya dedikasikan juga untuk teman-teman relawan, masyarakat peduli api, polisi hutan, LMDH dan semua elemen yang terlibat dalam penanganan Karhutla, di Jatim, termasuk teman-teman media,” ujarnya. (*)

By yusron

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *