Bagikan

PROBOLINGGO- Tim BPBD Jatim bergerak cepat (Gercep) melakukan penyemprotan desinfektan di wilayah Kota Probolinggo, Selasa (24/5/2022).

Gercep itu dilakukan menyusul adanya informasi tentang matinya satu ekor sapi dan 76 ternak terpapar di wilayah tersebut. Penyemprotan kali ini pun difokuskan di Pasar Hewan Jrebeng Kidul, Kec. Wonoasih.

Guna mencegah terjadinya penyebaran virus penyakit mulut dan kuku (PMK) tersebut, Tim TRC BPBD Jatim juga memperluas sasarannya ke dua pasar hewan lain di wilayah Kabupaten Probolinggo, yakni, Pasar Hewan Maron dan Pasar Hewan Banyuanyar.

Turut hadir aksi penyemprotan ini, Kalaksa BPBD Kota Probolinggo Sugito Prasetyo, Kasi Logistik BPBD Jatim Bige Agus Wahjuono, Kasi Kedaruratan BPBD Kab. Probolinggo Abdullah, dan Kasi Rehabilitasi BPBD Kab. Probolinggo, Farhan Hidayatulloh.

Hadir juga perwakilan dari DPKPP Kota Probolinggo, Perangkat Kecamatan Wonoasih dan Perangkat Kelurahan Jrebeng Kidul, Kota Probolinggo.

Kalaksa BPBD Kota Probolinggo Sugito menyampaikan terimakasih atas gerak cepat Tim BPBD Jatim dalam merespon PMK ternak di wilayahnya.

Ia sebetulnya juga seringkali hunting ke kandang ternak milik warga dan pasar untuk mencari ternak yang terpapar. Jika ditemukan sapi maupun kambing terpapar PMK, pihaknya langsung melakukan aksi.

“Kami bersama dokter hewan Dinas Peternakan langsung melakukan upaya antisipasi dan pengobatan ke sapi yang terpapar PMK. Kami terus melakukan hunting ke kandang – kandang hewan ternak milik warga dan ke pasar hewan,” ujarnya.

Salah satu pedagang ternak, Bambang (45) warga Desa Kedung Galeng, Kec. Wonoasih pun mengaku senang dengan adanya kepedulian ini.

“Ini membuat hewan sehat dan pasar hewannya juga steril,” sergahnya. (*)

By yusron

2 thoughts on “Temukan Ternak Mati, Tim BPBD Jatim Gercep Lakukan Penyemprotan di Pasar Hewan Kota Probolinggo”

Leave a Reply

Your email address will not be published.