Bagikan

SIDOARJO- Mengawali hari pertama masuk kerja tahun 2022, Senin (3/1/2022), Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memimpin apel bareng Kepala OPD Pemprov Jatim di Kantor BPBD Jatim, Jl Letjen S Parman 55 Waru Sidoarjo.

Selain Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim, hadir pula Wagub Emil Elestianto Dardak, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono dan tentu, Kalaksa BPBD Jatim Drs Budi Santosa.

Dalam apel yang juga diikuti perwakilan pegawai Dishub Jatim, Satpol PP Jatim, dan sejumlah OPD di lingkungan PU Pemprov Jatim, Gubernur menekankan pentingnya upaya peningkatan kewaspadaan dan mitigasi bencana.

Kewaspadaan dan mitigasi itu khususnya dalam rangka mengantisipasi fenomena La Nina dan ancaman bencana hidrometeorologi yang diprediksi akan berlangsung hingga Februari dan bahkan Bulan April mendatang.

Ia lalu mencontohkan, turunnya lahan dingin Gunung Semeru Minggu malam (2/1) yang volumenya lebih besar dari sebelumnya. Karena ancaman itu telah diantisipasi, akhirnya warga di sekitar bisa dievakuasi dengan cepat.

“Artinya, kewaspadaan.. kewaspadaan dan kewaspadaan.. mitigasi.. mitigasi dan mitigasi..,” pesannya.

Karena alasan itu pula, sambung Gubernur, apel perdana tahun 2022 ini dilaksanakan di kantor BPBD Jatim.

“Maka, saya minta Tim BPBD untuk terus bekerja keras melakukan mitigasi secara komprehensif. Kami tahu selama ini Anda sudah bekerja luar biasa, namun ancaman hari ini juga luar biasa,” pintanya.

Gubernur pun berharap, semua warga Jatim dilimpahi kesehatan dan keselamatan, sehingga mampu mewujudkan rasa optimistis; Optimis Jatim Bangkit.

Selain soal bencana, Gubernur juga menegaskan, dilaksanakan apel di kantor BPBD Jatim ini untuk mempersiapkan konsolidasi kedatangan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Terkait telah masuknya varian Omicron di Jatim, Gubernur Khofifah kembali meminta segenap warga Jatim untuk tidak panik. Namun demikian, ia juga meminta agar warga Jatim tidak lengah.

“Vaksinasi tetap akan kita tingkatkan, baik untuk vaksinasi publik, vaksinasi lansia dan vaksinasi anak. Kita juga akan meminta kepada pemerintah kabupaten/kota untuk memperhatikan itu,” tegasnya.

Dalam apel kali ini, BPBD Jatim menerjunkan segenap kekuatan tim. Mulai TRC BPBD Jatim, Mobil Edukasi Penanggulangan Bencana (Mosipena), Mobil Dapur Umum, Mobil Comob, Mobil Water Treatment dan Tenpina, Tenda Pendidikan Bencana.

Rencananya, Apel Seninan ini akan dilakukan secara bergilir di masing-masing OPD. Gelar apel ini sesuai arahan Menpan-RB agar dilaksanakan apel setiap hari Senin.

“Bukan setiap Senin di awal bulan, tapi setiap hari Senin,” ujarnya. (*)

By yusron

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two + 13 =