Bagikan

BATU- Banjir bandang yang menghantam Kota Batu awal November lalu tidak hanya mengakibatkan korban jiwa, namun juga menyisakan sejumlah kerusakan lingkungan.

Terkait upaya rehabilitasi lingkungan tersebut, hari ini, Selasa (23/11/2021), BPBD Jatim bersama SIAP SIAGA (SS) Kemitraan Australia-Indonesia menggelar Lokakarya Pendampingan Teknis Penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Banjir Bandang Kota Batu di ruang rapat Dinas PUPR Kota Batu.

Kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari ini dibuka oleh Kadis PUPR Kota Batu Alfi Nur Hidayat.

Hadir mewakili Kalaksa BPBD Jatim, Kasi Rehabilitasi BPBD Jatim Dhani Aribowo AMd ST, Koordinator Program Siap Siaga Jatim Ancilla Bere dan konsultan RR Siap Siaga, Su’ud.

Dalam melakukan asistensi, sejumlah materi akan diberikan. Di antaranya tentang Pengkajian dan Perhitungan Pasca Bencana (Jitupasna), teknis penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P), Perhitungan dan analisa nilai kerusakan dan kerugian per sektor, dan beberapa materi lain.

Tidak itu saja, dalam kegiatan yang diikuti berbagai OPD di lingkungan Pemkot Batu ini, BPBD Jatim bersama SS juga menghadirkan Kasi RR BPBD Pacitan, Radite Suryo Anggono, untuk memberikan sharing pengalaman dalam pelaksanaan Jitupasna dan penyusunan dokumen R3P pasca Siklon Cempaka 2017.

“Dengan pelibatan berbagai sektor dan perdekatan partisipatoris, kita ingin penyusunan R3P banjir bandang Kota Batu ini bisa lebih komprehensif,” ujar Kasi Rehabilitasi Dhani Aribowo mewakili Kalaksa BPBD Jatim. (*)

By yusron

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 − 11 =