Bagikan

SURABAYA- Setelah melalui proses rekrutmen yang panjang, hari ini, Senin (25/1/2021), Pemprov Jatim menggelar acara Penyerahan SK CPNS Pemprov Jatim Formasi Tahun 2019.

Acara yang digelar secara daring ini dipimpin langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dengan diikuti  1.812 CPNS Pemprov Jatim secara virtual dari kantor masing-masing, termasuk 5 orang CPNS yang ditempatkan di BPBD Jatim.

Turut mendampingi, Wagub Jatim Emil E. Dardak, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Kepala BKN Regional II Tauchid Djatmiko, dan Kepala BKD Jatim, Nur Kholis.

Sementara, hadir mewakili Plt Kalaksa BPBD Jatim, Sekretaris BPBD Jatim, Erwin Indra Widjaja dan Kasubag TU, Kemal Faruk.

Secara simbolis, penyerahan SK CPNS dilakukan Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak kepada sejumlah CPNS di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Dalam laporannya, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono mengungkapkan, proses rekrutmen CPNS tahun ini merupakan tahapan yang paling panjang, yakni, mulai proses pendaftaran pada 11 November 2019, lalu seleksi pada Bulan April 2020, dan penyerahan SK CPNS pada Januari 2021.

“Panjangnya proses ini disebabkan adanya pandemi covid-19 sehingga terjadi keterlambatan dalam tahapan-tahapan penerimaan CPNS kali ini,” ungkapnya.

Heru Tjahjono juga menjelaskan, jumlah 1.812 CPNS yang lolos seleksi kali ini merepresentasikan angka 3 persen dari total pendaftar yang mencapai 57.413 orang.

Dari jumlah CPNS yang diterima, formasinya meliputi, tenaga guru 1.132 orang, tenaga kesehatan 320 orang dan tenaga teknis 360 orang.

Gubernur Jatim Khofifah dalam arahannya, mengucapkan selamat atas bergabungnya 1.812 tenaga baru di lingkungan Pemprov Jatim.

Ia berharap, semua CPNS yang telah mendapat SK segera beradaptasi dengan lingkungan kerjanya dan bergerak cepat, bergerak cettar, tanggap melayani masyarakat, akuntabel, dan responsif agar bisa membawa Jawa Timur sebagai provinsi yang unggul dan sejahtera.

“Setelah tergabung dalam keluarga besar birokrat salah satunya harus berdedikasi, harus punya loyalitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pesannya.

Orang pertama di Jatim ini juga mewanti-wanti agar CPNS selaku abdi negara harus loyal kepada NKRI.

“Jangan sampai ada CPNS yang masih mempertanyakan Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 45. Jangan pernah ada dalam pikiran semua CPNS untuk mengganti 4 pilar itu dengan yang lain,” tegasnya.

Terpisah, di ruang Tangguh BPBD Jatim, sekretaris BPBD Erwin Indra Widjaja juga menyampaikan pesan yang senada.

Setelah secara simbolis menyerahkan SK CPNS, ia berharap agar lima CPNS yang bertugas di BPBD Jatim segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja.

Adapun kelima CPNS baru di BPBD Jatim, yakni, Bayu Agung Satria (Penyusun bahan informasi & publikasi), Onedha Mawaddah Munzila (Penyusun bahan informasi & publikasi), Mukhtarodin Widodo (Analis mitigasi bencana), Irena Sulistya Ariza (Analis bencana), dan Yani Kusumastuti (Analis bencana).

“Selamat bergabung di BPBD. CPNS baru harus semangat dan segera menyesuaikan diri dengan ritme kerja di BPBD,” pesannya. (*)

By yusron

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fifteen − 6 =