Bagikan

JEMBER- Banjir di Kabupaten Jember yang berlangsung sejak Kamis (14/1/2021) terus mendapat perhatian dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Senin (18/1/2021), orang pertama di Jatim ini mengirimkan bantuan ke Dapur Umum Posko Bencana Banjir Jember yang berlokasi di Balai Desa Wonoasri, Kec. Tempurejo.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kabid Pencegahan dan Kesiapsigaan BPBD Jatim Gatot Soebroto mewakili Gubernur yang hari ini masih harus menjalani isolasi mandiri Covid-19.

Bantuan yang diterima Camat Tempurejo, Yahya Iskandar Wardayat ini berupa, beras sebanyak 1 ton, makanan tambahan gizi 540 paket, lauk pauk 450 paket, mie instan 100 dos, masker kain 1000 pcs, dan tandon lipat sejumlah 2 set.

Turut mendampingi, Danramil Tempurejo Kapten Kav. Tri Harjono, Kapolsek AKP Muhammad Zuhri, dan Pj Kades Wonoasri Budiono.

Saat ini kondisi banjir memang mulai surut. Di Desa Wonoasri yang menjadi pusat banjir Jember, hanya tersisa genangan air sekitar 30 cm di Dusun Kraton. Lokasi dusun itu karena berdekatan dengan Sungai Curahnongko.

Warga yang mengungsi di pengungsian balai desa juga sudah pulang ke rumah masing-masing.

Lantaran itu, Pj Kades Wonoasri, Budiono menyampaikan, saat ini warga membutuhkan air bersih, tangki, peralatan kebersihan, pempers, pembalut, kompor gas tungku satu dan beberapa kebutuhan lain.

“Khusus warga yang terdampak di Dusun Kraton sebanyak 814 KK dari jumlah KK keseluruhan yang berjumlah 2.558 KK,” ujar Budiono didampingi Kasun Kraton, Samiono.

Selain menyerahkan bantuan untuk dapur umum, Gubernur juga menyerahkan bantuan sembako kepada warga Dusun Kraton. Penyerahan 100 paket sembako itu dilakukan secara door to door oleh Tim BPBD Jatim.

Plt Kalaksa BPBD Jatim Yanuar Rachmadi mengungkapkan, selain bantuan ke dapur umum Posko Banjir Jember, Gubernur juga mengirimkan bantuan yang diberikan melalui BPBD Kab. Jember.

Bantuan tersebut berupa paket kebersihan sebanyak 100 paket, perahu rakit 2 set, pelampung gabus 10 set, velbed 10 buah dan selimut sejumlah 100 pcs.

“Sesuai arahan Ibu Gubernur dalam rapat virtual kemarin, kita diminta untuk memberikan perhatian khusus kepada daerah-daerah yang terkena banjir, khususnya terhadap warga yang terdampak bencana,” ujarnya.

Seperti yang diketahui, banjir di Kabupaten Jember yang terjadi sejak Kamis (14/1) melanda 7 kecamatan 14 desa. Ketujuh kecamatan tersebut, yakni, Kec. Tempurejo, Ambulu, Gumukmas, Puger, Bangsalsari, Tanggul, dan Jenggawah.

Senin (18/1) kemarin kondisi banjir sempat surut. Meski begitu, Gubernur Jatim melalui Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono dan sejumlah OPD meminta untuk dilakukan assesment terhadap kebutuhan yang diperlukan masyarakat terdampak.

Untuk keperluan itu, Senin malam Sekdaprov Jatim juga berkunjung ke posko banjir Jember untuk melakukan assesment bersama Kadinsos Jatim, Kadis PU SDA, Kadinkes Jatim, Kepala Bakorwil Jember, BPBD Jatim dan Tenaga Ahli Kebencanaan Pemprov Jatim.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan paket sembako kepada 14 perwakilan warga yang terdampak banjir. (*)

By yusron

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 − two =