Bagikan

SURABAYA- Setelah sekitar 7 bulan memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien Covid-19 di Jatim, hari ini, Minggu (10/1/2021), Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya berhasil “meluluskan” pasiennya di angka 5000.

Sebagai tanda syukur dan doa untuk keselamatan agar pandemi Covid-19 segera berakhir, prosesi “wisuda” ke-201 hari ini ditandai dengan kegiatan tumpengan. Tumpengan yang diwarnai sajian buah-buahan kali ini diikuti jajaran pengelola RSLI, Nakes, relawan dan penyintas Covid-19.

Khusus hari ini, sebanyak 28 pasien covid-19 yang mengikuti wisuda ke-201, dengan jumlah kelulusan keseluruhan sebanyak 5.015 orang.

Hingga kini, rumah sakit rujukan Covid-19 dengan gejala ringan dan sedang ini telah merawat pasien Covid-19 sebanyak 5.365 pasien yang berasal dari berbagai daerah di Jatim. Jumlah pasien yang dirawat saat ini masih sebanyak 274 pasien, dan tidak satu pun ditemukan angka kematian pasien.

Kepala RSLI, Laksma dr. I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara mengatakan, per hari ini, kontribusi kesembuhan pasien Covid-19 yang diberikan RSLI untuk wilayah Surabaya sebesar 29,25 % dari jumlah 17.143 pasien sembuh. Sedangkan untuk Jatim sebesar 6,38 % dari jumlah 78.602 pasien, dan untuk nasional sebesar 0,75% dari 673.511 pasien sembuh.

Khusus dipilihnya buah-buahan dalam salah satu tumpeng yang disajikan dalam acara kali ini, dr Nalendra menyatakan hal itu sebagai edukasi dan pemahaman bersama kepada para penyintas Covid-19 dan masyarakat, bahwa di Indonesia ini, sumber vitamin melimpah ruah, termasuk terkandung dalam buah-buahan.

“Untuk menjaga tubuh, meningkatkan imun dan melakukan upaya melawan Covid-19 sebetulnya bisa dilakukan dengan memperbanyak vitamin cukup melalui buah-buahan yang segar ini,” terangnya didampingi Radian Jadid, Ketua Pelaksana Program Pendampingan Keluarga Pasien Covid-19 RSLI.

Sementara, Kasie Kesiapsiagaan BPBD Apal Supendi SE mewakili Plt Kalaksa BPBD Jatim Yanuar Rachmadi, S.Sos, MM menyatakan, bahwa BPBD akan selalu siap memberikan bantuan dalam setiap bencana, salah satunya bencana pandemi Covid-19 yang difokuskan melalui RSLI.

“Bersama segenap elemen dan relawan Covid-19, BPBD akan terus memberikan pelayanan terbaik demi percepatan kesembuhan pasien,” ujar Apal yg sekaligus mewakili Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim, Drs Sriyono MM.

Di tempat yang sama, penyintas Covid-19 “wisudawan” ke-5000, Anisah Sriningsih, menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para dokter, perawat, serta semua relawan dan para pegawai RSLI atas perawatan yang ia jalani dan rasakan.

Warga Surabaya Utara ini mengaku sangat terkesan dengan sajian makanan bergizi yang memenuhi kebutuhan akan asupan saat penyembuhan di RSLI.

”Berat badan saya saat masuk 70 kilogram, saat ini, saat keluar RSLi berat badan saya naik 72 kilogram” tuturnya.

Ia pun mendoakan semua kebaikan yang telah ditorehkan pekerja RSLI mendapat balasan yang setimpal dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Semoga juga selalu diberikan kesehatan dan keutamaan sehingga tetap terus bisa menjalankan tugas dengan baik dan lancar,” pungkasnya. (*)

By yusron

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 + four =