Kunjungi Pacitan, Wagub Jatim Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir dan Longsor

PACITAN- Merespon kejadian banjir dan longsor di sejumlah wilayah di Pacitan, Minggu (15/11/2020), Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, Rabu (18/11/2020) melakukan kunjungan ke Pacitan.

Kunjungan mantan Bupati Trenggalek ke Kota 1001 Goa ini didampingi Bupati Pacitan Indartarto, Forkopimda Kab. Pacitan dan sejumlah pejabat Pemprov Jatim, termasuk Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim Sriyono, mewakili Plt Kalaksa BPBD Jatim Yanuar Rachmadi.

Beberapa titik lokasi yang dikunjungi mantan Bupati Trenggalek ini, di antaranya, Desa Banjarejo, Kec. Kebonagung dan Desa Sirnoboyo Kec. Pacitan. Di masing-masing desa itu, Emil meninjau lokasi jembatan yang putus tergerus banjir.

Saat berada di Desa Banjarjo, Emil menyerahkan sejumlah bantuan kepada warga terdampak, berupa, paket sembako, terpal/tenda gulung, perlengkapan keluarga, dan perlengkapan kebersihan.

Tak hanya itu, Emil juga menyerahkan bantuan lain seperti, perlengkapan bayi, paket sandang, selimut dan sepatu boot kepada 85 Kepala Keluarga (KK).

Dalam waktu dekat, Pemprov Jatim juga akan menyiapkan dukungan kepada masyarakat terdampak lewat penyiapan rumah atau hunian sementara.

“Untuk pembangunan kedua jembatan yang putus, akan dibangun melalui dana APBD Kabupaten Pacitan. Sementara bagi rumah warga yang terdampak dengan tingkat kerusakan parah akan disubsidi Pemprov Jatim,” terangnya.

Kepada seluruh warga, Emil Dardak mengingatkan, agar di musim penghujan seperti sekarang ini, masyarakat yang tinggal di kawasan lereng pegunungan harus lebih waspada. Terutama, saat terjadinya hujan lebat dengan intensitas waktu yang lama.

Secara khusus, Emil pun mengingatkan agar kawasan selatan Jatim, seperti di wilayah Kab. Pacitan, Kab. Ponorogo dan Kab. Trenggalek perlu mewaspadai musim penghujan seperti saat ini. Sebab di wilayah tersebut memiliki tingkat kerawanan banjir dan tanah longsor yang cukup tinggi.

Untuk itu ia berpesan kepada masyarakat agar senantiasa membersihkan saluran-saluran air dari sumbatan kotoran yang bisa menjadi potensi banjir dan tanah longsor di sekitar area lereng pegunungan.

“Jadi kalau sudah tahu hujan deras dengan intensitas yang cukup lama, masyarakat yang berusia lansia agar segera meningkatkan kewaspadaannya. Masyarakat juga harus bersama-sama melakukan gotong royong membersihkan saluran air yang tersumbat agar tidak terjadi banjir” pesannya.

Lantaran masih kondisi pandemi Covid-19, Emil juga meminta warga untuk tetap menjaga kewaspadaan, termasuk dalam kondisi pasca bencana.

Ia juga melakukan bagi-bagi masker kepada masyarakat sebagai pengingat agar warga tetap menjaga protokol kesehatan Covid-19. (*)

Leave a Reply