Gowes di Banyuwangi, Gubernur Kampanye 3M dan Upaya Pemulihan Ekonomi

BANYUWANGI- Dalam rangka mengkampanyekan protokol kesehatan Covid-19, Sabtu (14/11/2020), Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kembali menggelar kegiatan gowes bareng.

Kali ini, sasarannya daerah di ujung timur Pulau Jawa, Kabupaten Banyuwangi. Menempuh jarak sekitar 9,6 Km, Gubernur Khofifah nggowes dengan didampingi Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, pejabat instansi vertikal seperti Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Jatim, Kanwil BPN, BPJS Ketenagakerjaan, pejabat di lingkungan Pemprov Jatim dan kelompok penyintas Covid-19.

Kegiatan gowes dengan jarak 9,6 Km ini mengambil start di Lorong Bambu Taman Blambangan, lalu menuju Pasar Induk Banyuwangi, Radio Mandala FM, sentra UMKM Batik Seblang, Pusat Oleh-oleh Osing Deles dan finish kembali di Lorong Bambu Taman Blambangan.

Sepanjang kegiatan gowes, Gubernur dan segenap peserta tidak henti-hentinya mengkampanyekan protokol kesehatan Covid-19 melalui 3 M, yakni, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak.

“Pembagian masker dan pembagian paket sembako ini sebagai upaya meringankan beban masyarakat yang terdampak akibat pandemi Covid-19. Sedangkan, belanja UMKM menjadi pengungkit pergerakan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Lantaran itulah, Khofifah menyebut gowes yang dibarengi dengan kegiatan bagi-bagi masker dan paket sembako ini, sebagai kegiatan gowes pemulihan ekonomi.

“Kalau istilahnya Pak Presiden itu mengatur ritme gas dan rem. Yaitu, menyeimbangkan antara pencegahan penyebaran Covid-19 dan pemulihan ekonomi,” terangnya.

Usai gowes, agenda orang nomor satu di Jatim ini lalu berlanjut dengan penyerahan sejumlah bantuan dan sertifikat tanah kepada masyarakat Kabupaten Banyuwangi.

Sebanyak 12.062 bidang Sertifikat Program Strategis Nasional diserahkan saat itu bersamaan dengan penyerahan sejumlah bantuan lain, seperti, bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD), Bantuan Keuangan Khusus (BKK) BUMDes, BKK Jatim Puspa, bantuan dana bergulir pemulihan ekonomi Jatim, Bantuan Subsidi Upah BPJS Ketenagakerjaan, sertifikat tanah program strategis nasional dan santunan bagi korban meninggal akibat Covid-19.

Guna mendukung suksesnya kegiatan tersebut, sejumlah pejabat BPBD Jatim juga turut hadir, di antaranya, Sekretaris BPBD Jatim Erwin Indra Widjaya, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Gatot Soebroto, Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi Andika N Sudigda, serta sejumlah pejabat eselon IV, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jatim, dan Srikandi BPBD Jatim. (*)

Leave a Reply