Bagikan

SURABAYA- Meski pandemi Covid-19 di Jatim sudah memasuki transisi new normal, namun bantuan gotong-royong penanganan Covid-19 masih tetap mengalir dari masyarakat.

Buktinya, Rabu (19/8/2020), Pemprov Jatim kembali memperoleh bantuan sembako dan alat kesehatan (Alkes) senilai Rp 6 miliar.

Bantuan yang berasal dari PT Dayasa Aria Prima (Fajar Paper Grup) itu terdiri dari beras sebanyak 100.000 kg, gula pasir 20.000 kg, minyak goreng 40.000 kg, masker K-95 100.000 pcs, baju APD (Hazmat) 8.000 pcs, Safety goggles 1.000 pcs dan reagent PCR sebanyak 3.000 pcs. 

Penyerahan simbolis bantuan tersebut dilangsungkan Jack Halim, Humas PT Dayasa Aria Prima kepada Kalaksa BPBD Jatim, Suban Wahyudiono di Gedung Negara Grahadi.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa usai menyaksikan prosesi penyerahan bantuan mengaku sangat bersyukur dengan adanya bantuan tersebut.

“Semuanya sangat berguna. Dengan adanya bantuan ini akan sangat membantu penanganan Covid-19 di Jatim terutama mereka yang terdampak secara sosial dan ekonomi bisa,” ujar Khofifah Rabu (19/8/2020) petang.

Khofifah juga berharap bantuan ini menjadi penguatan kepada seluruh masyarakat Jawa Timur dan yang ingin badai Covid-19 ini segera berlalu.

“Kita tetap harus terus melakukan kewaspadaan bersama, dan support yang kita terima hari ini jika kaitannya dengan sembako, berarti akan kita teruskan kepada masyarakat Jatim yang terdampak secar sosial dan ekonominya,” ucap mantan Mensos ini.

Khusus terkait dengan Reagen, APD maupun Alkes lainnnya, Khofifah menyatakan, akan meneruskan bantuan tersebut kepada 127 Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19 di Jatim.

“Tentu nanti akan ada skala prioritas  sesuai dengan peta penularan Covid-19 yang dikoordinir dr Joni, Tim Kuratif,” pungkas Khofifah.

Sementara, Jack Halim, Humas PT Dayasa Aria Prima mengucapkan terima kasih atas penerimaan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

“Semoga ini bermanfaat bagi kita semua, dan pandemi Covid-19 ini bisa segera berakhir,” harap Jack. (*)

By yusron

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

11 + two =