Lagi, Gubernur Khofifah Terima Penghargaan dari PWI Jatim

“Media memiliki fungsi kontrol sosial. Karena itu, peran media yang sebenarnya harus dijalankan. Dengan begitu, pemerintah bersama media bisa bersinergi membangun Jatim ke depan lebih baik.”

SURABAYA- Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa kembali mendapat penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim. Kali ini, penghargaan PWI Jatim Award 2020 diberikan dengan kategori Special Award.

Penyerahan penghargaan itu dilakukan Ketua PWI Jatim, Ainur Rohim kepada Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (21/5/2020) malam.

Dalam sambutannya, Ainur Rohim mengatakan, Khofifah merupakan pejabat yang memiliki kepedulian dan kedekatan dengan media.

“Ibu Gubernur Khofifah memiliki kontribusi besar dalam pengembangan keterbukaan informasi publik. Selalu cepat dan tanggap turun di lapangan ketika ada permasalahan atau bencana di Jatim. Itu juga sangat terlihat saat pandemi Covid-19 saat ini. Gubernur selaku ketua tim gugus tugas memberi informasi secara jelas dari waktu ke waktu,” ujar Air panggilan akrab Ainur Rohim.

Sebelumnya, di tahun 2019, Khofifah juga pernah menerima penghargaan dari PWI Jatim Award sebagai Tokoh Nasional yang berjasa dalam bidang pemberdayaan perempuan.

Di awal Maret 2020, Khofifah juga pernah dianugerahi penghargaan dari Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Jatim karena dianggap berhasil mengawal pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Jatim 2019.

“Terima kasih PWI Jatim dan seluruh wartawan senior yang hadir malam ini. Pemerintah membutuhkan media untuk sosialisasi kepada masyarakat. Saat ini, wabah Covid-19 sedang melanda Jawa Timur. Masyarakat butuh informasi yang detail tentang penyebaran dan pencegahan virus tersebut. Peran media sangat dibutuhkan,” ujar gubernur perempuan pertama di Jatim ini.


Atas anugerah yang diterima, Khofifah pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada PWI Jatim dan awak media yang telah memberikan apresiasi kepada dirinya.

Khofifah tidak lupa berkali-kali mengingatkan untuk mencegah penyebaran wabah di masyarakat, melalui sikap disiplin. Standar protokol pencegahan Covid-19 harus ditegakkan.

Khofifah menyindir masih banyaknya kerumunan yang terjadi di pasar tradisional dan mall di beberapa daerah.

“Kerumunan itu potensi awal terjadinya penularan. Ini yang terus-menerus kita sampaikan,” ujarnya.

Khofifah juga menilai betapa pentingnya tugas media dalam mengedukasi masyarakat. Lantaran itu, pihaknya berharap kerja sama media dengan pemerintah bisa terus berlangsung dengan baik.

“Media memiliki fungsi kontrol sosial. Karena itu, peran media yang sebenarnya harus dijalankan. Dengan begitu, pemerintah bersama media bisa bersinergi membangun Jatim ke depan lebih baik,” harapnya. (*)

Leave a Reply