Gubernur Khofifah Berangkatkan Bantuan untuk 1900 Warga Jatim di Jabodetabek

Pemberangkatan bantuan paket sembako dan bansos ini adalah bentuk sapaan kami untuk warga Jawa Timur di Jabodetabek.”

SURABAYA- Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan bantuan sembako untuk warga Jatim terdampak Covid-19 yang ada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), Senin sore (18/5/2020) di halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Bantuan tersebut diberikan sebagai konsekwensi atas larangan Pemerintah untuk tidak mudik bagi warga yang tinggal di kota-kota besar saat lebaran Idul Fitri, 24-25 Mei mendatang.

Sebanyak 1.900 paket sembako telah diberangkatkan dengan menggunakan truk fuso menuju ibukota Jakarta guna penyaluran bantuan tersebut.

Pemberangkatan itu secara simbolis ditandai dengan pelemparan kendil di depan truk yang dilakukan Gubernur Khofifah dengan didampingi Kalaksa BPBD Jatim, Suban Wahyudiono.

Selain paket sembako, Pemprov Jatim juga memberikan bantuan uang sebesar Rp 200 ribu per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di sana, sebagai program Jaring Pengaman Sosial (JPS).

Total dana bantuan JPS sebesar Rp 372.600.000,- itu secara simbolis diserahkan Kalaksa BPBD Jatim kepada Samad Widodo, pejabat Badan Penghubung Daerah Jatim di Jakarta.

Gubernur Khofifah mengungkapkan, bantuan itu akan diperuntukkan untuk satu bulan saja. Selanjutnya, selama dua bulan ke depan, mereka juga akan mendapatkan bantuan dengan nilai yang sama.

“Pemberangkatan bantuan paket sembako dan bansos ini adalah bentuk sapaan kami untuk warga Jawa Timur di Jabodetabek. Kami ingin memberikan sapaan dalam bentuk sembako dan bansos,” kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Sementara, Kalaksa BPBD Jatim Suban Wahyudiono menambahkan,  pengiriman bantuan sembako dan dana JPS itu telah sesuai dengan instruksi Bu Gubernur.

Dikatakan, dari data radar bansos hingga saat ini, ada 347 orang perantau yang telah di-acc. Selain itu, dari penyisiran yang dilakukan oleh paguyuban perantau, serta tim perwakilan Pemprov Jatim ditemukan ada 1.553 perantau asal Jatim yang diberi bantuan.

“Sehingga total ada 1.900 orang. Nantinya mereka akan menerima uang tunai Rp 200 ribu, bantuan sembako isi beras 5 Kg, mie instan, gula, minyak, telor, vitamin, hand sanitizer serta masker,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply