Jatim Diguncang Gempa, Bupati Sumenep Menerbitkan Surat Tanggap Darurat

Gempa bumi yang menggoncang wilayah Jawa Timur pada Kamis (11/10) lalu, menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Bantuan berupa bahan makanan dan tenaga masih terus dikirimkan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur bersama dengan Organosasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya terus melakukan pendampingan untuk pemenuhan kebutuhan tanggap darurat bencana.

Pantauan yang dilakukan Pusdalops PB BPBD Jawa Timur sebanyak 18 wilayah yang merasakan gempa dengan kekuatan 6,4SR yang terjadi dini hari Kamis (11/10). Sebanyak 4 (empat) kabupaten terdapat kerusakan bangunan rumah maupun fasilitas umum. Laporan yang diterima dari BPBD se Jawa Timur, wilayah yang terdampak gempa adalah Kab. probolinggo, Jember, Situbondo, dan Sumenep.

Tercatat total sedikitnya 504 rumah yang mengalami rusak. Adapun rincian kerusakan rumah dibagi menjadi beberapa katagori, yaitu sebanyak
Rumah rusak ringan : 258 unit
Rumah rusak sedang : 129 unit
Rumah rusak berat : 117 unit

Wilayah terdampak terparah akibat gempa ini berada di Sumenep. Tercatat sebanyak 461 rumah rusak dan beberapa fasilitas umum yang mengalami kerusakan disana. Warga yang mengalami luka juga dilaporkan telah dirawat di beberapa Puskesmas.

Dengan kondisi demikian, Bupati Sumenep melalui surat tanggap darurat menyatakan bahwa menetapkan waktu tanggap darurat selama 14 hari. Rencananya, waktu tanggap darurat akan berakhir pada Rabu (24/10), dan akan di evaluasi kembali untuk penanganan tanggap daruratnya.

Hingga kini, bantuan berupa permakanan dan tenaga relawan masih dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kebutuhan yang mendesak untuk masyarakat Sumenep saat ini adalah sembako, selimut dan air bersih.

Dihimbau kepada masyarakat Jawa Timur untuk tetap waspada terhadap ancaman bencana yang ada di sekitar dan terus memperhatikan arahan dari pemerintah setempat. Kenali bencananya, kurangi riskonya dan tingkatkan kapasitas diri untuk menjadi masyarakat tangguh menghadapi bencana.

Leave a Reply