WASPADA!! Gelombang Tinggi Perairan Selatan Jatim

Kondisi Samudera Hindia perairan selatan Jawa Timur saar ini masuk dalam katagori sangat membahayakan. Hal ini disampaikan tim dari BMKG bapak Ari Wijajanto dalam kesempatan menanggapi kejadian laka laut yang terjadi di Jember dan Trenggalek.

Ketinggian gelombang berdasar informasi yang disampaikan BMKG pada kamis(19/07) tercatat antara 2,5 – 6 meter. Angin yang berhembus kencang juga menjadi perhatian khusus bagi para nelayan yang hendak melaut. Terpantau kecepatan angin yang berhembus di wilayah selatan Jawa mencapai 63km/jam (35 knot) mengarah pada timur-tenggara.

Dengan kondisi demikian, hendaknya masyarakat bisa mengakses media sosial dan berbagai macam moda komunikasi yang dimiliki BMKG. “Silakan getok tular untuk disampaikan kepada teman-teman nelayan lainnya.” Himbau Bapak Ari Wijajanto.

Saat ini, Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur bersama Tim dari Badan Nasional Pencarian dan pertolongan (BNPP) sedang melakukan operasi SAR di wilayah Jember. Hingga pagi ini, dipastikan 13 orang selamat dari 22 orang yang berada kapal motor Joko Berek.

Kepala BPBD Jawa Timur sejak tadi malam sudah berada di pos terpadu pencarian nelayan yang masih hilang. “Patuhi prosedur yg ada.” Tegas Kepala BPBD Jawa Timur dalam apel pagi persiapan Operasi SAR. Beliau juga menyampaikan, Korban tetap korban, jangan sampai menambah korban.

Suban Wahyudiono, ST, MM Kepala BPBD Jawa Timur memantau langsung proses persiapan dan pelaksanaan pencarian nelayan yang masih dinyatakan hilang. “Persiapan peralatan APD dan dukungan peralatan lebih diperhatikan khususnya BBM perahu karet karena ombak tinggi.” pungkas Subhan mengakhiri arahan apel pagi di Pantai Pelawangan Kec. Puger Kab. Jember.

Perhatian tidak hanya ditujukan pada nelayan yang masih hilang di Jember. Pusdalops PB Jawa Timur juga masih terus memantau pencarian dan penyelamatan nelayan yang hilang di wilayah Trenggalek. Dipastikan 1 (satu) orang nelayan hilang saat berangkat melaut pada 05.00 WIB Kamis (19/07). Hingga pagi ini, tim dari BPBD Trenggalek dan BNPP pos Trenggalek masih melakukan oprasi SAR.

Dengan kondisi yang masih belum kondusif seperti ini, dihimbau bagi nelayan dan masyarakat yang berada pesisir pantai selatan untuk meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat dapat mengakses Radio Republik Indonesia (RRI) Surabaya setiap pagi pukul 05.55 WIB untuk mendapatkan informasi perkembangan tinggi gelombang.

Kamis 20/07/2018, Kepala Pelaksana memberi arahan pada Apel Persiapan Pencarian Korban Laka Laut

Leave a Reply