Gus Ipul Minta Kepala Daerah Bekerjasama Hadapi Bencana Banjir

Dalam kondisi dengan curah hujan yang tinggi seperti saat ini, Pemerintah Provinsi     Jawa Timur telah menetapkan 38 daerah siaga akan datangnya banjir dan tanah longsor. Status tersebut berlaku sejak awal januari 2016 hingga dua bulan ke depan. Dari 38 Kabupaten/Kota di Jatim, ada beberapa daerah yang mendapat perhatian khusus, diantaranya Sidoarjo, Jombang dan Mojokerto.

 

Wakil Gubernur Jawa Timur, Drs. H. Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf atau yang kerap disapa dengan sebutan Gus Ipul, meminta Kepala Daerah di Kabupaten/Kota untuk saling bekerjasama dan berkoordinasi dengan Pemprov Jatim dalam menangani bencana banjir di wilayahnya. Bekerjasama dalam memberikan dukungan logistik, menyiapkan tempat pengungsian dan mengatasi masalah jangka pendek yang diakibatkan oleh bencana banjir dan tanah longsor.

Menurut wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, Pemprov Jatim telah mengirim surat ke 38 kepala daerah untuk melakukan pendataan dan bekerja sama dengan BPBD setempat dan BPBD Jatim guna mengantisipasi wilayah-wilayah yang memiliki potensi bencana, khususnya banjir dan tanah longsor.

Tidak hanya melibatkan BPBD, Pemprov Jatim melibatkan semua aparat baik TNI maupun Polri dalam penanganan bencana banjir dan longsor.

”Dengan adanya surat tersebut, kepala daerah dan BPBD setempat diingatkan agar bersiap menghadapi banjir dan tanah longsor yang kerap terjadi di musim hujan. Sejumlah logistik dan tempat pengungsian di daerah-daerah yang rawan banjir saat ini juga telah disiapkan,” jelas Gus Ipul, saat jumpa pers di Food Court Urip Sumoharjo Surabaya, Kamis (11/2).

Lebih lanjut Gus Ipul menerangkan bahwa berdasarkan laporan khusus Pusdalops BPBD Jatim, ada beberapa daerah yang terkena bencana antara lain Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Malang, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Gresik. ™.

Sumber : Humas BPBD Prov. Jatim

Leave a Reply