Analisa Kejadian Hujan Ekstrim Di Musim Kemarau Di Wilayah Sidoarjo dan Sekitarnya

 

Sebagian besar Wilayah Jawa Timur sudah mulai memasuki musim kemarau pada bulan Mei 2014. Termasuk wilayah Sidoarjo dan Surabaya pada bulan Mei 2014 sudah memasuki musim kemarau. Jumlah curah hujan pada bulan Mei 2014 di Stasiun Meteorologi Juanda Surabaya adalah 104.7 mm; Stasiun Meteorologi Perak I adalah 50.9 mm; Stasiun Meteorologi Maritim Perak II adalah 54.8 mm.

Memasuki bulan Juni 2014, kondisi cuaca untuk wilayah Sidoarjo pada umumnya adalah cerah hingga berawan. Pada tanggal 7 hingga 11 Juni tercatat terjadi hujan ringan pada malam hari. Hujan ringan pada malam hari dengan durasi yang tidak lama merupakan ciri hujan pada musim kemarau.

Pada tanggal 16 Juni 2014 dilaporkan terjadi hujan dengan intensitas sangat lebat. Hujan tersebut disertai dengan sambaran petir dan angin kencang dengan kecepatan mencapai 17 knots yang berasal dari awan Cumulonimbus.

Berdasarkan pantauan radar cuaca Stasiun Meteorologi Juanda Surabaya, hujan dengan intensitas sangat lebat di wilayah Sidoarjo dan sekitarnya, berawal dari terbentuknya awan Cumulonimbus di perairan sebelah timur Sidoarjo dan juga dari dataran tinggi Tretes, Pasuruan.

Selengkapnya

 

Leave a Reply