Sidoarjo Masih tergenang

Belum surut air di Sidoarjo, hujan kembali mengguyur Selasa (17/06) malam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik kabupaten dan Provinsi masih terus mengupayakan tindakan darurat. Genangan yang semakin meninggi membuat akses jalan tertutup di beberapa lokasi.

Tercatat sebanyak lima kecamatan yang berdampak luapan air di Sidoarjo. Informasi ini terus dihimpun oleh rekan-rekan pusat pengendali operasi penanggulangan bencana (Pusdalops-PB) BPBD Jatim. BPBD Sidoarjo sudah menyebar pasukan untuk melakukan tindakan daruat di seluruh wilayah yang dilaporkan banjir.

“Kita sudah turun di lokasi, dan melakukan tindakan darurat”, kata Surya selaku kabid RR BPBD Sidoarjo. Wilayah yang mengalami genangan antara lain kecamatan Gedangan, Taman, Sukodono, Watu, dan Sedati. Ketinggian tertinggi air berada di kecamatan Waru dengan ketinggian mencapai pinggang orang dewasa.

Cuaca Rabu (18/06) pagi ini di sidoarjo terpantau cerah. Namun, prakiraan tinggi air laut yang disampaikan Badan meteorologi klimatologi & Geofisika untuk hari ini masih cukup tinggi. Ketinggian pasang air laut kira-kira setara dengan pinggang orang dewasa sekitar 80 cm. 

Kondisi ini diperkirakan masih terus terjadi hingga Kamis (19/06). Informasi yang diterima dari BMKG memalui citra satelit, masih tampak awan hujan yang mengarah ke laut jawa. “Wilayah Jatim masih berpotensi hujan dari sore sampai malam hari dengan intensitas ringan hingga lebat,” tutur Ari prakirawan BMKG Maritim perak yang dihubungi Pusdalops pagi ini.

Terpantau akses ke bandara Juanda, masih tergenang. Jalan keluar tol yang menuju juanda juga terlihat genangan. PT Angkasa Pura telah mengaktifkan seluruh pompa air yang dimiliki. Meski demikian genangan air masih terus meninggi hingga area parkir baik terminal 1 maupuan 2. Ketinggian air mencapai paha orang dewasa. Meski demikian, penerbangan hingga pagi ini masih lancar. Belum ada penundaan keberangkatan yang berarti di bandara internasional ini. 

BPBD prov. Jatim saat ini juga terus melakukan pemantauan. Kepala Pelaksana dan Kepala Bidang kedaruratan & Logistik sedang di lokasi guna memberikan pendampingan kepada BPBD Sidoarjo. Sekernario evakuasi sudah mulai dipikirkan. Warga mulai tidak bisa beraktifitas di rumah. “Sedang kami siapkan perahu karet dan beberapa peralatan untuk mengantisipasi dampak yang lebih parah,” ungkap Kabid RR dihubungi lewat radio komunikasi.

 

Leave a Reply