Bimbingan Teknis Penanggulangan Bencana (PENA) Sekolah

Penanganan bencana terus digalakkan dalam rangka mengajak masyarakat untuk selalu waspada terhadap bahaya bencana. Program pengurangan risiko bencana nampaknya tidak melulu dilakukan bagi orang dewasa saja, namun bagi siswa sekolah nampaknya juga perlu diberikan pemahaman akan risiko bencana. Oleh karena itu BPBD bekerja sama degan Dinas Pendidikan Provnsi merancang program yang bertemakan Penanggulangan Bencana (PENA) Sekolah.

Sekolah merupakan sarana yang tepat untuk melakukan sosialisasi terhadap pengurangan risiko bencana di kalangan anak. Usia sekolah merupakan usia yang rentan mengalami risiko bencana. Tercatat di beberapa lokasi bencana banyak anak usia sekolah yang menjadi korban. Hal ini bisa dikarenakan kurangnya pengetahuan terhadap bencana.

BPBD melalui Bidang Kedaruratan dan Logistik, menyusun program yang melibatkan unsur pendidikan untuk melakukan sosialisasi terstruktur tentang bencana. Pada Senin, 17 September 2012 telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi kegiatan PENA Sekolah yang mengundang perwakilan unsur pendidik se-Jawa Timur dan BPBD setempat.

Dalam kegiatan ini para peserta diberikan pandangan tentang konsep program untuk para siswa di wilayah masing-masing. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Utami, Sidoarjo ini juga mengundang narasumber dari unsur pengarah BPBD Jawa Timur, Pusat Studi Bencana ITS, Unesa dan Pejabat di Dinas Pendidikan Jawa Timur.

Dikhususkan dalam program ini adalah sekolah pilihan Kota/Kabupaten yang merupakan wilayah rawan bencana. Sehingga ketika bencana terjadi siswa bisa langsung tanggap apa yang dilakukan dan dimana posisi berkumpul yang aman. “Pelaksanaan program ini dilaksanakan hanya wilayah rawan bencana saja.” Ungkap narasumber yang juga merupakan anggota tim Pengarah BPBD Jawa Timur.

Program yang melibatkan tenaga pendidik ini juga menjadi trobosan dalam rangka menyiapkan buku ajar bagi pengajar. Dikarenakan untuk memberikan pemahaman bagi siswa, pengajar juga harus memahami betul tentang kebencanaan. Beberapa kepala sekolah yang hadir juga menyarankan agar BPBD juga melakukan praktik langsung ke sekolah yang menjadi sasaran program. Masukan dari berbagai pihak di acara tersebut akan menjadi Term Of Reference (TOR) dalam rangka mencanangkan gerakan siswa peduli bencana.

Leave a Reply