Bagikan

Dalam upaya mengurangi dampak ancaman bencana di Wilayah Jawa Timur, BPBD Jatim mengadakan bimbingan teknis penyusunan rencana kontijensi bagi aparatur BPBD Kab. / Kota se-Provinsi Jawa Timur. Melalui acara ini diharapkan aparatur daerah dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang rencana kontijensi, penilaian ancaman bencana, mengetahui proses dan tahapan penyusunan rencana kontijensi, serta mampu melakukan koordinasi dengan para pemangku kepentingan di daerah dalam menghadapi situasi darurat akibat bencana.

Kegiatan yang berlangsung 3 (tiga) hari di Hotel Selecta, Batu Malang ini dibuka oleh Drs. Ec. Sudarmawan, MM selaku Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Timur, dalam sambutannya beliau menyampaikan pesan Pemerintah Pusat agar kita merubah cara pandang responsif menjadi preventif dengan memprioritaskan upaya-upaya untuk mengurangi resiko bencana dan meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah masing-masing terhadap setiap ancaman yang bisa berpotensi menjadi bencana.

Acara ini dikemas dalam bentuk presentasi, tanya-jawab, curah pendapat, diskusi kelompok, pleno, pemutaran film, permainan dan simulasi. Kemudian dibagi menjadi tiga tahapan yaitu Materi Dasar berupa pengantar PB, sistem nasional PB dan pengantar manajemen kedaruratan, Materi Inti berupa pengantar rencana kontijensi, penilaian ancaman bencana, penyusunan skenario, pengembangan kebijakan, perencanaan sektoran dan Materi Penunjang berupa simulasi koordinasi, penyusunan rencana tindak lanjut.

Peserta kegiatan merupakan perwakilan dari 26 Kab. / Kota di Provinsi Jawa Timur. Sedangkan untuk fasilitator oleh Drs. Sugeng Yanu Santoso, MM (Kasie. Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Jawa Timur) dan Didik S. Mulyono (Australia – Indonesia Facility for Disaster Reduction).

By dino

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *