Pertemuan Koordinasi Para Pemangku Kepentingan dalam PB

Pertemuan koordinasi para pemangku kepentingan dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Becanan Jawa Timur dilaksanakan dalam rangka mewujudkan Jawa Timur yang siaga, tangguh dan Berakhlak dalam penanggulangan bencana. Adapun tujuan yang ingin di capai agar para pemangku kepentingan bisa saling bersinergi dan memadukan setiap kegiatannya dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana di wilayah Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan ini dihadiri oleh 73 peserta yang terdiri dari unsur organisasi kemasyarakaatan, instansi pendidikan (PT), dan lembaga usaha yang memiliki program tentang kebencanaan. Masing-masing peserta memiliki pandangaan tentang kebencanaan, oleh karena itu kegiatan ini dibagi melalui kelompok yang berdiskusi sesuai dengan kemampuan dan unsur yang diwakili.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Satelit Surabaya ini merupakan sarana bagi para pemangku kepentingan dalam kebencanaan untuk dapat memberikan masukan serta pembelajaran supaya kedepan lebih baik. Tidak hanya itu, pengalaman yang dimiliki bisa menjadi peraturan sehingga penanggulangan bencana bukan hanya permasalahan yang sifatnya birokratis, melainkan bisa disesuaikan dengan kearifan lokal di wilayah yang rawan bencana.

Adapun keluaran yang bisa dicapai dari penyelenggaraan kegiatan ini antara lain :
1) para pemangku kepentingan bisa mengenal dan mengetahui lembaga-lembaga yang melaksanakan penanggulangan bencana di wilayah Provinsi Jawa Timur,
2) tersusunnya database profil lembaga penyelenggara penanggulangan bencana di wilayah provinsi Jawa Timur dan
3) para pemangku kepentingan memberikan masukan atas draft Rencana Penanggulangan Bencana Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 – 2016 yang akan menjadi pedoman dan acuan bagi para pemangku kepentingan dalam menyelenggarakan penanggulangan bencana dengan terencana, terpadu, terkoordinasi dan menyeluruh serta 4) adanya rekomendasi langkah-langkah yang diperlukan ke depan untuk penyelenggaraan penanggulangan bencana di wilayah Provinsi Jawa Timur dari para pemangku kepentingan.

Leave a Reply